Archive for March, 2009

Lucu

A, seorang perantau, mati.
Pejabat di B, tempat kerjanya A, bilang A bunuh diri.
C, temen kerjanya A, yang juga seasal dengan A, ga percaya. Tapi C dibilangin pejabat B untuk menyerahkan semua urusan publikasi pada B, sementara kepolisian menyelidiki kasusnya.
D, yang seasal dengan A dan tinggal di sana, ga percaya juga. Tapi D menuduh C tidak nasionalis, karena manut dengan B, dan tidak bakal kerja di asalnya.

Hwehehehehehe.

C dan D itu sepaham lo, kok bisa-bisanya berantem ya? :mrgreen:

BTW, kalo seseorang dianggap tidak nasionalis hanya karena “tidak bakal kerja di asalnya”, ya berarti saya juga kena dong :mrgreen:

Padahal iya

Advertisements

New Avatar

BTW, I became bored of my old Kirby avatar and decided to change it. Anyone who can guess what my new avatar is correctly will be given some nice prizes 😎

hug and kiss from me, and also fake signature

UPDATE:

Karena saya merasa saya waktu menulis ini terlalu caper, jadi mendingan saya tulis ajalah.

Jeremy Hilary Boob, Ph.D., aka Nowhere Man, was a fictitious (of course!) character in The Beatles’ movie, “Yellow Submarine”.

I do think that this Rubber Soul era is the intermediary point before they reach a so-called “musical maturity”, if such a term exists. The next album, Revolver, which is also my favourite Beatles’ album, is psychedelic enough, IMO. Ra nyambung. Hidup prokrastinasi. No pun intended.

The song is best listened while you’re high so that its effect is maximised. *halah*

My Pace

1) Jumat malam, pulang jam 12, tidur.

2) Sabtu pagi, bangun jam 9, nyalain laptop, cek email + Google reader.

3) Beli telor 1/2 matang 2, masak mie, bikin teh madu, makan.

4) Selesai, ga ada yang dicuci (sampe malam).

5) Ngerjain tugas (dikit).

6) Dengerin rock ballad 80an di Youtube sambil air guitar .

7) Nonton yang nggak-nggak.

Delapan) Ngerjain PR dikit.

9) Makan siang di hall sebelah, Claypot Mutton Soup.

10) Ngerjain PR dikit.

12) Blogwalking, nemu [postingannya Irene]

13) Ngerjain PR sambil nonton Pulgasari.

14) Nyari dokumenter Korea Utara lagi beberapa jam. [Welcome to North Korea] sama cerita tentang [Joe  Dresnok]. Ternyata salah satu sutradara (atau apa istilahnya?) Welcome to North Korea sudah mati tahun 2004. Sebenarnya nemu lagi [Children of the Secret State] sama [dokumenter dari Al Jazeera], tapi belum nonton.

15) Ngerjain PR beneran.

16) Makan malam di hall yang agak jauh, jalan kaki. Black Pepper Lamb Chop. Kambing lagi kambing lagi.

17) Nelpon ibu kos yang baru (mau pindahan).

18) Chatting.

19) Bikin postingan yang sebelumnya.

20) Mandi sambil konser.

21) Ngerjain kuis Facebook.

22) Bikin postingan ini.

Ga tahu kapan bakal nyiapin barang buat pindahan, nyuci baju, kapan PR selesai…yang jelas ga separah [Disc-co] :mrgreen:

His Story, 5 Years Ago

Him: pemilu pilih sing ngendi dab?

Continue reading ‘His Story, 5 Years Ago’

My Friend Has Become A TV Show Star

Salah satu temen saya yang lama ga ketemu menjadi bintang acara TV. Masalahnya, dia menjadi pembawa acara reality show bertema cinta, semacam Plyaboi Kaebl, Terhemek-hemek, dll. Cina Cinta lagi cinta lagi. Saya ga ngerti mesti seneng atau kecewa.

Kalo ada temen saya yang sukses, saya sebenernya ikut seneng. Ada temen ketrima di perusahaan besar, saya seneng. Ada temen nikah, saya seneng. Ada temen lanjut sekolah, saya seneng. Ada temen yang papernya diterima, saya seneng. Ada temen yang sukses berwirausaha, saya seneng. Walaupun saya tidak berniat buka usaha sendiri, misalnya, saya tetep seneng kalo ada temen yang terkabul cita-citanya menjadi seorang wiraswastawati sukses, karena buat saya itu tetap sesuatu yang bagus. Tapi adanya kasus ini sepertinya membuat saya sadar kalau saya ikut seneng ketika temen berhasil jika dan hanya jika keberhasilan itu sesuai tidak berlawanan dengan idealisme saya. Ga ikhlas ya? UPDATE: Padahal dia dah berjuang keras supaya bisa berkarir seperti ini 😐

Senjata Makan Tuan

To pirate or not to pirate, that is the question.

~ William Shakespeare in Hamlet lambrtz in Ham-let *nyam*

Beberapa bulan terakhir ini saya menjadi rada peduli dengan lisensi file gara-gara terinspirasi dari [teman saya] yang konon kabarnya menghapus semua MP3 bajakan dia (Fik, nek salah kandhani ya). Ya, saya mulai mengkoleksi CD dengan menyisihkan sedikit uang dari stipend saya. Walaupun demikian saya sebenarnya bukan pengikut ajaran dia, karena saya punya madzhab sendiri, yang walaupun tidak berbeda banyak tetap saja berbeda. Sempalan, istilahnya. Sekte. Dia fundamentalis radikal, saya moderat kompromis 😛.

Continue reading ‘Senjata Makan Tuan’

We

gentole + lambrtz = rice + egg + nugget + beef

dinner

dinner


lambrtz looks like this

Me

You can write comments in any language that you want, but please bear in mind that I only understand 4 languages: English, Indonesian, Javanese and Malay.

Archives

Categories

March 2009
S M T W T F S
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Click to view my Personality Profile page

Advertisements