Lagu Untuk Sebuah Nama

Saya suka Ebiet G Ade. Lagu-lagunya, maksud saya. Mungkin beliau pelantun lagu mellow terbaik yang pernah saya tahu. Subjektif memang, karena entah kenapa saya merasa sangat cocok dengan jiwa mellow beliau, membawakan lagu-lagu bertempo (lambat-)sedang berlirik romantis tersebut dengan sedikit murung memakai gitar akustik.

2006. Saya waktu itu baru saja datang di kampus naik sepeda motor. Kebetulan waktu itu bertemu teman di halaman fakultas dan saya berhenti sebentar, ngobrol. Tak berapa lama, dari kejauhan muncul gebetan kedua. Dan aku saya pun langsung menggeber motor kencang-kencang, menuju kosan teman di dekat kampus. Untung orangnya ada. Teman ini kolektor bermacam-macam MP3 lagu, dan sering saya ke sana setelah pulang dari kampus untuk sekedar mendengarkan lagu. Pada saat itu saya spontan minta disetelkan lagu dari Ebiet G Ade, Lagu Untuk Sebuah Nama. Dan ya, cocok sekali. Mestinya saya mengajak ngobrol si gebetan (walaupun sudah punya pacar :p ), tapi malah kabur. Haha. Goblok sekali memang waktu itu.

Ya, ini mellow tahap 2.

17 Responses to “Lagu Untuk Sebuah Nama”


  1. 1 imaginewebzine 12/08/2009 at 11:15 PM

    siipp

  2. 2 Kurotsuchi 12/08/2009 at 11:30 PM

    saya masih setia sama ‘Menjaring Matahari’, masbrur… dan itu satu2nya nyang saya kagumi dari karya-karyanya Ebbiet… kenapa kau tanya? tanyalah pada rumput yang bergoyang😆

    Dan aku pun langsung menggeber motor kencang-kencang

    aku? tak konsisten kali kamu ni… dari sekian panjang memakai sebutan saya tiba2 saja nyempil sebutan aku:mrgreen:

  3. 3 lambrtz 13/08/2009 at 12:20 AM

    @imaginewebzine
    siipp

    @Kurotsuchi

    ‘Menjaring Matahari’

    Wah baru tahu lagu ini, kayanya keren nih.😀

    tak konsisten kali kamu ni

    😆
    Jeli juga nih, makasih koreksinya.:mrgreen:

  4. 4 Arm 13/08/2009 at 12:53 AM

    kok mellow mulu sih😕

    btw, kalo soal lagu2nya Ebiet, saya malah ingetnya ama Kofi Annan:mrgreen:
    waktu itu lagi dikasih wejangan ama guru bhs inggris saya, kalo “pakaian” benar2 bisa merubah citra. Dia ngasih contoh ya Kofi Annan itu, kalo ngga pake jas resmi dan jabatan sebagai Sekjen PBB ngga ada bedanya ama sosok “ayah” di lagunya Ebiet yang berjudul “Ayah” juga😆

    “tubuhmu yang legam terbakar sinar matahari…” *kurang lebih begitu*

    btw, bukan maksud rasis lho^^’

  5. 5 jensen99 13/08/2009 at 1:22 AM

    Mestinya saya mengajak ngobrol si gebetan (walaupun sudah punya pacar :p ), tapi malah kabur. Haha. Goblok sekali memang waktu itu.

    Sudah bener kok, IMO. Kecuali waktu itu niat ngajak ngobrol tuk menarik perhatiannya lagi, okelah. Kalo cuma pengen “say hi” aja emang sebaiknya jangan.😕

  6. 6 zephyr 13/08/2009 at 9:56 AM

    kalau di teliti, beberapa postingan terakhir banyak tentang “gebetan, kencan dan sejenisnya”…. jadi… sudah waktunya kau cari pacar (lagi)…😛

  7. 7 Idub 13/08/2009 at 5:49 PM

    Itu bukan goblok kok, itu romantisme yang tak tersampaikan..😀

  8. 8 Pak Guru 13/08/2009 at 9:54 PM

    Saya suka Ebiet G Ade. Lagu-lagunya, maksud saya.

    Penuturan yang terlalu hati-hati…😆

  9. 9 Anakin Blogwalker 13/08/2009 at 11:43 PM

    whuaaattt?!? mosok ndak kenal sama menjaring matahari?! saya aja taunya si ebbiet cuman nyanyi lagu itu sama nyang ada rumput nyang bergoyang itu…😆

  10. 10 Kurotsuchi 13/08/2009 at 11:46 PM

    cih… lupa belum ganti nama sejak komen sebagai blogwalker di tempatnya bung jensen…🙄

  11. 11 Ali Sastroamidjojo 14/08/2009 at 1:18 PM

    Aku ingin pulang; yang mirip lagunya Phil Collin.

  12. 12 Ando-kun 14/08/2009 at 2:42 PM

    Rahmat Kartolo?
    Pance Pondaag?
    Obbie Messakh?

    Mestinya saya mengajak ngobrol si gebetan (walaupun sudah punya pacar :p ), tapi malah kabur.


    malu aku malu pada semut merah……
    Sungguh aneh tapi nyata, tak kan terlupa….
    😆

  13. 13 kayass 14/08/2009 at 8:49 PM

    Saya suka Ebiet G Ade

    hah? ternyata lambrtz…😯

    kok itu aku-nya di hapus jdi saya? emg lagi ngerubah kebiasaan manggil diri sendiri jd saya ya?:mrgreen:

    *kabur*

  14. 14 frozen 14/08/2009 at 11:44 PM

    » Cinta Di Kereta Biru Malam
    » Ada yang Tak Mampu Kulupa
    » Seberkas Cinta yang Sirna
    » Elegi Esok Pagi
    » Camelia II
    » Sajak Pendek Bagi I.R
    » Nyanyian Rindu
    » Kupu-Kupu Kertas
    » Sketsa Rembulan Emas
    » Kalian Dengarkan Keluhanku
    » Senandung Jatuh Cinta
    » Senandung Pucuk-Pucuk Pinus

  15. 16 lambrtz 19/08/2009 at 8:40 PM

    @Arm

    kok mellow mulu sih

    Masa lalu, masa lalu😆

    btw, bukan maksud rasis lho^^’

    Santai bang, sama saya mah rasis gakpapa:mrgreen:
    (asal jangan diskriminasi🙄 )

    @jensen99
    Ah buat saya mah tetep ngrasa aneh. Kalo dibalik saya jadi dianya, apa ga aneh jalan biasa-biasa kok tiba-tiba dianya kabur.😕

    @zephyr
    Oooogah aaah… :-”

    @Anakin Blogwalker
    Euh, saya kan memang demennya sama lagu-lagu cinta beliau.😳
    @Idub
    Kayanya sih😆

    @Pak Guru:mrgreen:

    @Ali Sastroamidjojo
    Katanya ga terinspirasi.😈

    @Ando-kun
    Ya begitulah.😐

    @kayass
    Luput.:mrgreen:

    @frozen😯 Suhu ^:)^

    @Lumiere
    Iya kali.😕

  16. 17 Rukia 20/08/2009 at 12:26 PM

    Ebiet G. Ade, cuma suka yang Kupu-kupu Kertas sama Aku Ingin Pulang aja:mrgreen:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




lambrtz looks like this

Me

You can write comments in any language that you want, but please bear in mind that I only understand 4 languages: English, Indonesian, Javanese and Malay.

Archives

Categories

August 2009
S M T W T F S
« Jul   Sep »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Click to view my Personality Profile page