Dan Tepat Sebelum Hari Keenam Berakhir…

…Tuhan menyisihkan waktu untuk menciptakan surga. Surga yang subjektif. Nantinya, yang sehari-hari kelaparan diberi makanan. Yang sehari-hari ditindas diberi kemerdekaan. Yang cacat karena membela negara diutuhkan kembali. Yang keluarganya mati dibantai Pol Pot dipertemukan kembali.

Dan kepada yang cintanya bertepuk sebelah tangan diberikanlah pasangan yang didambakannya. Walaupun di sisi surga yang lain, sang pasangan masih setia terhadap kekasih aslinya.

Mikalojus Konstantinas ฤŒiurlionis Creation of the World VIII

Mikalojus Konstantinas ฤŒiurlionis' Creation of the World VIII

Surga yang subjektif. Surga yang nikmat. Surga yang penuh ilusi. Tapi ilusi adalah nyata. Ilusi yang menjadi nyata.

Ya, Tuhan maha baik dan maha kuasa. Dan maha paradoks.

25 Responses to “Dan Tepat Sebelum Hari Keenam Berakhir…”


  1. 1 lambrtz 02/10/2009 at 7:52 PM

    Meracau ga jelas, philosophically incorrect.

    Inspirasi: The Eight Beautitudes.

  2. 2 Ali Sastro 02/10/2009 at 9:06 PM

    Bingung mau komentar apa.:mrgreen: Saya terlalu sering mikirin Tuhan jadi lupa sama surga/neraka. Terlalu sibuk bertanya apakah Tuhan itu sebenarya, jadi gak sempat kepikiran metak kapling di surga atau neraka.๐Ÿ˜•

  3. 3 frozen 02/10/2009 at 11:51 PM

    Ini nih, blogger yang tak punya empati itu. Orang lain sedang berduka, ini malah ngomongin surga.

    Menyesal saya mengunjungi blog saudara!

    |
    |
    |
    |
    |
    |
    |
    |
    |
    |
    |
    |
    |
    |
    |

    /semoga dengan begini lolos casting

    *maaf OOT*

  4. 4 frozen 03/10/2009 at 12:01 AM

    BTW, seorang kawan berseloroh, konon kesenangan di sorga itu tergantung hobi para penghuninya. Jika hobinya dulu di dunia itu main musik, maka musiklah yang menjadi kenikmatan tanpa batas di sono. Yang semasa hidupnya demen tidur, ya kenikmatan di sorganya pun ndak jauh dari itu. Yang hidupnya kalang kabut nyari buku-buku keren nggak kesampaian, maka di sorganya sibuk baca melulu.

  5. 5 Kgeddoe 03/10/2009 at 3:17 AM

    Kayaknya menarik kalau surga itu ada kiamatnya juga. Jadi setelah itu akan ada dunia lagi. Habis itu surga/neraka lagi. Kalau tidak membosankanlah.:mrgreen:

  6. 6 Kurotsuchi 03/10/2009 at 9:37 AM

    Dan kepada yang cintanya bertepuk sebelah tangan diberikanlah pasangan yang didambakannya. Walaupun di sisi surga yang lain, sang pasangan masih setia terhadap kekasih aslinya

    iki piye tah mbertz? sing ngomong sopo? bisa terjadi kekacauan korelasional berdasarkan hubungan percintaan sesama penghuni surga… kisah cinta segi-banyak menjurus dualisme hati itu cukup di alam dunia ini saja. yang kompleks sekelas itu bisa ngerusak status di FS yang ‘its complicated’ itu…

  7. 7 frozen 03/10/2009 at 11:54 AM

    » Kgeddoe
    …so you think that the Gossen’s Law will be valid in heaven?

    .
    .
    .
    BTW, saya masih penasaran, bagaimana mungkin seorang istri di surga kelak akan mengizinkan (atau merelakan) suaminya punya banyak madu. Bukankah—dan ini memang mungkin—seorang suami bisa masuk surga karena peran/akhlak istrinya di dunia? Susah senangnya si istri di dunia itu ‘kan ngikut dan rela suaminya ‘kan, harusnya di surga kelak si suami tetap setia (monogami).

  8. 8 Zephyr 03/10/2009 at 12:39 PM

    pada ngomongin isteri di syurga?
    .
    .
    .

    di dunia saja kalian belum..๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜›

  9. 9 lambrtz 03/10/2009 at 12:42 PM

    Sepertinya hanya Kurotsuchi dan Zephyr yang memahami.๐Ÿ˜

  10. 10 Lumiere 03/10/2009 at 5:34 PM

    Ya, Tuhan Maha Baik dan Maha Kuasa. dan Maha Paradoks

    Hm ^^a

  11. 11 ManusiaSuper 03/10/2009 at 7:13 PM

    *menjura pada Kurotsuchi dan Zephyr*

    Pernah mendengar tausiah, soal gambaran surga di Islam itu, yang mengalir dibawahnya sungai-sungai dan dipenuhi kebun tanaman. Konon hal itu karena Islam pertama diblueprint di tanah arab, yang gersang dan tak pernah liat sungai. Karena itu, surga menurut bangsa arab adalah sungai dan kebun yang indahnya permanen…

    Lah, menurut bangsa yang kerap kebanjiran???

  12. 12 Ali Sastro 03/10/2009 at 10:55 PM

    @lambrtz

    Sepertinya hanya Kurotsuchi dan Zephyr yang memahami.

    Ho jadi ini soal perempuan toh.

  13. 13 G3mbel 04/10/2009 at 10:14 AM

    Dan kepada yang cintanya bertepuk sebelah tangan diberikanlah pasangan yang didambakannya. Walaupun di sisi surga yang lain, sang pasangan masih setia terhadap kekasih aslinya.

    ^

    ^

    Lhaa… , Tuhan pola pikirnya manusiawi juga toh๐Ÿ˜€ , jangan-jungan tuhan juga maha manusia ๐Ÿ˜› . Jadi inget lagunya si Candil , Tuhan juga manusia…..๐Ÿ˜†

  14. 14 G3mbel 04/10/2009 at 10:24 AM

    @ lambrtz

    ^

    saya siap membantu anda:mrgreen:

  15. 15 lambrtz 04/10/2009 at 11:02 AM

    OK sekarang nanggapi satu-satu.

    @Ali Sastro
    Buat saya lebih urgen untuk memikirkan nasib orang lain bung. Saya juga ga berpikir untuk ngapling di surga. Apalagi di neraka.:mrgreen:

    @frozen

    Ini nih, blogger yang tak punya empati itu. Orang lain sedang berduka, ini malah ngomongin surga.

    Ah mungkin Anda mau membaca ini.๐Ÿ˜€ (ada satu lagi tapi lupa URLnya)

    BTW, seorang kawan berseloroh, konon kesenangan di sorga itu tergantung hobi para penghuninya.

    Amrozi dkk juga bisa main Call of Duty 4 sambil grepe-grepe.:mrgreen:

    @Kgeddoe
    Ah kalo gitu apa bedanya dengan dunia fana?๐Ÿ˜›

    @Kurotsuchi๐Ÿ˜†
    Itu ide saya, dalam rupa fiksi-religius-nonsaintifik-gajelas:mrgreen:
    Makanya saya tulis itu ilusi. Mungkin supaya lebih sederhana lagi, ditambah “dia tidak akan bertemu idaman aslinya di surga”๐Ÿ˜›

    @frozen
    Kalo ajaran agama saya sih, yang di surga itu bukan urusan kita.๐Ÿ˜›

    @Zephyr
    Ya itu inti postingan ini. Akhirnya ada yang paham.๐Ÿ˜€
    Karena sang patah hati ga bisa gaet idamannya, dia pun berharap supaya bisa dipertemukan dengan kloningan idamannya di surga. Kenapa kloningan? Supaya sang idaman ini bisa tetap bahagia sama kekasih aslinya.
    Curcol

    @Lumiere
    Ya?๐Ÿ˜›

    @ManusiaSuper๐Ÿ˜† Berarti memang surga itu relatif ya?๐Ÿ˜›
    Rrr…barangkali ditaruh di bebukitan.๐Ÿ˜• Tapi nanti longsor…

    @Ali Sastro

    Ho jadi ini soal perempuan toh.

    Ya begitulah. :-”

    @G3mbel
    Selamat datang.๐Ÿ˜€

    tuhan juga maha manusia

    Iya kali ya.๐Ÿ˜ฏ
    Atau mungkin karena yang dihadapi manusia, Tuhan ikut terjun menyelami cara pikir manusia.๐Ÿ˜•

    saya siap membantu anda

    Eh?? Caranya??๐Ÿ˜ฏ

  16. 16 Kgeddoe 04/10/2009 at 11:39 AM

    Tidak ada bedanya.๐Ÿ˜›

  17. 17 Frea 05/10/2009 at 12:52 PM

    Karena sang patah hati ga bisa gaet idamannya, dia pun berharap supaya bisa dipertemukan dengan kloningan idamannya di surga

    Ah, kan katanya ‘yang baik bagimu, belum tentu benar-benar baik. Sesungguhnya Dia lah yang maha mengetahui apa-apa yang baik bagi mu,’
    Mungkin nanti si sang patah hati di tunjukkin yang lebih baik dari sang idaman, ndilalah klop. Kan beres:mrgreen:

  18. 18 lambrtz 05/10/2009 at 12:55 PM

    @Kgeddoe๐Ÿ˜

    @Frea
    Amin.๐Ÿ˜€ *lhaa???*

  19. 19 jensen99 05/10/2009 at 1:12 PM

    Heh, sesat ini! Kesenangan utama di Surga itu adalah bertemu langsung dengan Tuhan, dan bukannya dipenuhi semua nafsu tak kesampaian sang roh saat masih dalam tubuh jasmaninya.๐Ÿ‘ฟ

    *Kristen wahabi mode on*
    :mrgreen:

  20. 20 lambrtz 05/10/2009 at 1:18 PM

    ^
    Sampeyan baru tahu kalo saya anggota JKM, Jaringan Kristen Melankolis?๐Ÿ˜ˆ๐Ÿ˜†

  21. 21 Fitri 05/10/2009 at 1:25 PM

    Surga…

    Hanya Tuhan yang tahu isinya…

    Tuhan menciptakan kesenangan disurga pada umatnya yang telah berbuat kebaikan didunia dan telah bersusah payah menghadapi susahnya didunia.

    Kesusahan didunia adalah ujian dari Tuhan, apakah kita tetap menyembahnya jika kita sedang mengalami cobaan terberat sekalipun.

    Seringkali surga digambarkan penuh dengan bidadari, tapi apakah ini benar? Karena saya perempuan, jadi kalau saya masuk surga rasanya tidak mungkin jika Tuhan menghadiahkan pada saya 72 bidadari.

    Konsep setia atau tidak setia, saya rasa tergantung pada masing-masing pasangan itu sendiri. Jika sang suami/kekasih sangat mencintai istrinya, dia pasti akan merelakan apapun.

    Pernah ada sang suami yang melepaskan jabatan pekerjaannya karena dipaksa untuk bercerai oleh atasannya.

  22. 22 Lambang 06/10/2009 at 12:19 AM

    Yang dibahas artikel ini Tuhan versi berapa ya?๐Ÿ™„
    Kayaknya saya udah ketinggalan jauh dan harus segera install service pack…๐Ÿ˜‰

  23. 23 G3mbel 06/10/2009 at 10:32 AM

    @ lambrtz

    Surga yang subjektif. Surga yang nikmat. Surga yang penuh ilusi.

    ^

    waah sampeyan kok bisa menyelami pemikiran tuhan juga ya..,๐Ÿ˜€ padahal gak semua orang bisa loh . Demikianlah bro.. katanya kenikmatan dan kepedihan itu ndak jauh beda, alias itu-itu juga sebab keduanya bersumber dari hal yang sama yaitu hasrat. Segala sesuatu yang bersumber dari hasrat sudah pasti adalah ilusi sebab yang nyata itu adalah hal yang ada di baliknya, bahkan hal yang ada di balik hasrat pun belum tentu nyata kalau ada sesuatu hal lain lagi yang ada di baliknya pula. Lalu yang asli nyata itu yang mana…? ๐Ÿ™„

    ^

    Tapi ilusi adalah nyata. Ilusi yang menjadi nyata.

    ^

    ilusi adalah nyata bagi mereka yang masih berada di dalam ilusi, tapi tidak berlaku lagi bagi mereka yang telah keluar darinya . Justru malah sebaliknya bener-bener nyata terlihat ilusinya .

    ^

    Ya, Tuhan maha baik dan maha kuasa. Dan maha paradoks.

    ^

    hahahaha…๐Ÿ˜† tuhan gak lulus calculus kalee… , makanya mikirnya gak konsisten.๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜†

    ^

    Ehem.., ehem.., mau nanya kalau cinta bertepuk sebelah tangan itu rasanya gimana..? ๐Ÿ™„ :mrgreen:

    ^

    sampean belum tau ya kalau saya ini mantan MCMS ( mantan cowo melankolis sedunia ) !!!!!๐Ÿ‘ฟ

    ^
    ^
    ^
    ^
    ๐Ÿ˜†

    ^
    ๐Ÿ˜†

  24. 24 G3mbel 06/10/2009 at 10:47 AM

    @ lambartz

    ^

    Buat saya lebih urgen untuk memikirkan nasib orang lain bung.

    ^

    Bingo…!!! In seeking happiness for others, finally you’ll find it for yourself this’s the key๐Ÿ˜›

  25. 25 Lumiere 06/10/2009 at 11:39 AM

    @Lumiere
    Ya?๐Ÿ˜›

    gpp ^^a
    hanya saja statemenmu itu.. makes me thinkin, jangan2 itulah yg bikin kita susah memahami kehendakNYA๐Ÿ™„


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




lambrtz looks like this

Me

You can write comments in any language that you want, but please bear in mind that I only understand 4 languages: English, Indonesian, Javanese and Malay.

Archives

Categories

October 2009
S M T W T F S
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Click to view my Personality Profile page