Boys

Karena lelaki ini masih seperti dulu
Anak-anak yang merindukan sungai di sebelah rumah,
tempat membuang sampah dan botol Baygon,
hamparan sawah yang terlihat dari dalam,
yang pada saatnya diairi akan menelan sandal-sandal,
tapi malah memasukkan ular ke dalam,
yang juga ingin sekali diketahui, ada apa di seberang sana, di tepi lain sawah,
dan pasti dimarahi kalau bermain-main di situ,
juga lapangan di dekat pertigaan,
tempat tujuh-belasan, panjat pinang.
Belajar bersepeda di halaman puskesmas,
jatuh, lecet, biarin,
juga masjid di sebelahnya,
yang di depannya ada pohon asem.
Pecel lele, persis di sebelah!
Bu Mentris, Mbak Novi, Pak Har, Mas Pras,
Ah, Mas Pras ini dulu sering diajak main Dragon Ball,
sukanya pakai Cell Junior, sedangkan aku pakai Cell
Sekarang udah pada sepuh ya.
Terbangun subuh, nonton Bapak namatin Island Adventure sambil ditemenin Ibu
Pak Miskan, yang lugu, dan sering diminta jaga rumah ketika libur kami ke tempat eyang di Kediri atau Jogja
Sudah meninggal
juga orang gila, entah sapa namanya,
yang pernah mengejar Ibu,
lalu Ibu masuk ke dalam rumah,
dan Bapak mengambil tongkat kayu,
orang gila pasang kuda-kuda menantang,
terus pergi
halal bihalal, sambal hijau, pedas sangat, bwah!
David Copperfield, Rocky Rackat, Ksatria Baja Hitam
kompor yang terbakar,
suara glodak-glodek di atap
cerita hantu di Fantasi, dan aku yang selalu ketakutan
pagi-pagi jogging ke karang taruna
sore dimandiin di halaman
kolam ikan yang kemudian dibongkar
suzuki biru, yamaha merah, honda hitam
siang-siang pasang lagu franky
bukannya tidur malah nyanyi

Ah…
Boys will be boys.

10 Responses to “Boys”


  1. 1 lambrtz 16/06/2010 at 2:31 AM

    Nostalgia Ponorogo part II

  2. 2 Gentole 18/06/2010 at 4:45 AM

    wah lebih mudah dicerna kalo formatnya puisi. ketimbang prosa yang panjang.

  3. 3 安藤君 18/06/2010 at 2:39 PM

    @ lambrtz
    pencernaanku terganggu nih…..
    *mengacupadakomentargentole*
    *makangaraminggris*

  4. 4 aftrie 18/06/2010 at 6:03 PM

    mesti lagi homesick..

    *halah*

  5. 5 Asop 21/06/2010 at 5:08 PM

    Yap, boys will be alwyas like boys.😆

  6. 6 Kurotsuchi 23/06/2010 at 12:28 AM

    puisi bebas!

    sejak kapan kamu minat pake gaya-nya Rendra?😛

  7. 7 Ceritaeka 23/06/2010 at 11:21 AM

    Heeemmm
    there’s always a boy inside a man..
    That I believe in..
    (Udh liat contoh nyata soalnya haha)

    Anw, home sick kah?
    Lagu Franky yg mana?
    Yamaha merah? Mau adu kebut?
    #nantang =)) hahaha

  8. 8 Zeph 23/06/2010 at 6:37 PM

    jadi ini berbentuk puisi bebas ya? ohh…:mrgreen:

  9. 9 itikkecil 24/06/2010 at 9:18 PM

    yeah… boys will be boys…
    *mengingat si pacar yang masih suka nonton gaban*

  10. 10 lambrtz 24/06/2010 at 9:22 PM

    @Gentole
    Ini bukan prosa maupun puisi. Apa yang ada di kepala, itu ditulis. Mengalir gitu aja lah.:mrgreen:

    @安藤君
    Sapa suruh makan kata-kata? :-”

    @aftrie
    Tiba-tiba dulu membayangkan padang rumput di dekat rumah😛

    @Asop
    Masih suka nonton Doraemon?😀

    @Kurotsuchi, Zeph
    Eh puisi bebas Rendra kaya gini emangnya?😯

    @Ceritaeka
    Lagu Franky yang Terminal. Itu legendaris di keluarga kami tuh.😀

    @itikkecil
    Emange mbak itik ndak suka nonton Candy Candy sama Sailor Moon lagi?:mrgreen:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




lambrtz looks like this

Me

You can write comments in any language that you want, but please bear in mind that I only understand 4 languages: English, Indonesian, Javanese and Malay.

Archives

Categories

June 2010
S M T W T F S
« May   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Click to view my Personality Profile page