Melankoli Metropolitan

Dua orang pria, melaju dalam Toyota Crown di atas jalan bebas hambatan dari Geylang, meninggalkan hingar bingar tengah kota lama yang tak acuh pada cerita setiap orang di dalamnya
Tak sepatah kata pun muncul di dalam mobil selain alunan lirih lagu easy listening dari radio

Sementara yang satu konsentrasi memainkan setir
Satunya terus memandang ke kiri, ke luar jendela
Melihat apartemen-apartemen tua di garis pandang

Desihan

Tiga hari sebelumnya, bumi hancur ditabrak meteor

10 Responses to “Melankoli Metropolitan”


  1. 1 Professor Satchafunkilus 03/10/2010 at 12:27 PM

    Hehe. Kita semua begitu bukan? Bagaimana rasanya melankoli desa? Apa bisa melankolik di desa?

  2. 2 lambrtz 03/10/2010 at 12:33 PM

    Hahaha, sudah kutebak, bakal dirimu yang komen pertama, Mas Prof😀
    Di desa ya sama saja. Mungkin mobil yang dinaiki mobil pick up (ga apal merk), atau mungkin naik motor / sepeda, dan yang dilihat sawah dan lampu yang temaram di seberangnya.🙂

  3. 3 Professor Satchafunkilus 03/10/2010 at 12:36 PM

    masak ngeliat sawah melankolik? sentimentil kali. tapi melankolik? gak kayaknya deh.

  4. 4 lambrtz 03/10/2010 at 12:47 PM

    Ya kali, sapa tahu kalau cerita naik dan turun dia berkutat di persawahan, akhirnya melankoli juga.😀

  5. 5 Ando-kun 04/10/2010 at 12:10 AM

    Oalah….. cerita diatas koq kayaknya….
    ……
    ….
    ..
    .
    Deja Vu:mrgreen:

  6. 6 Ando-kun 04/10/2010 at 12:19 AM

    @buat postingan sebelumnya Cinta Transformasional.
    Karena ditolak untuk memberi komentar, saya cuma bisa memuatnya dipostingan ini. Bukan komentar koq, cuma sebuah film pendek. Soalnya saya teringat dengan film ini ketika membaca cerita tentang kepergian anggota keluarga guru anda.

  7. 7 lambrtz 04/10/2010 at 10:59 AM

    Dejavu gimana?😕
    BTW komentar untuk film pendek via YM ya😛

  8. 8 AnDo 04/10/2010 at 6:32 PM

    DejaVu sama cerita ikan \m/

  9. 9 lambrtz 05/10/2010 at 12:44 AM

    Walah, mentang-mentang tentang meteor😆

  10. 10 Asop 17/10/2010 at 1:25 PM

    Jadi penumpang taksi.😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




lambrtz looks like this

Me

You can write comments in any language that you want, but please bear in mind that I only understand 4 languages: English, Indonesian, Javanese and Malay.

Archives

Categories

October 2010
S M T W T F S
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Click to view my Personality Profile page