Gitaris Favorit

Postingan ini ndak penting.

Dulu, jaman saya masih remaja merangkap siswa SMA – mahasiswa S1, teman-teman saya yang laki-laki biasanya mulai keranjingan musik rock. Classic rock, tentu saja, yang mencakup hair rock, power ballad, dan neo-classic. Dan oleh karena itu juga, banyak dari mereka yang mengidolai gitaris-gitaris tukang solo macam Joe Satriani, Steve Vai, Yngwie Malmsteen, John Petrucci, dan Paul Gilbert. Saya pun mulai mendengarkan rock juga pada masa itu, dan pintu masuknya pun juga classic rock macam begitu. Lebih tepatnya rock jadul lah. Namun, berbeda dari mereka, saya tidak bisa menikmati permainan solo gitaris-gitaris seperti yang saya sebutkan di atas. Alhasil, pada saat itu saya tidak mempunyai gitaris favorit. Baru setelah memperlebar wawasan ke berbagai subgenre rock, macam grunge, alternatif, punk, garage, psychedelic, dll, saya memiliki gitaris idola, seperti yang saya sebutkan di bawah ini.

***

1) Tom Morello (Rage Against The Machine, Audioslave, The Nightwatchman)

Nomor 1 di daftar saya adalah Tom Morello, lulusan Harvard, aktif menyampaikan aspirasi politik, sayap kiri. Yang bikin saya tertarik dengan permainan gitarnya, tentu saja, karena permainan efeknya yang menghasilkan bermacam-macam bunyi baru. Yang terkenal tentu saja solo scratching ala DJ di lagu Bulls on Parade, serta suara helikopter di intro lagu Cochise. Omong-omong, gitaris-gitaris macam ini yang tentunya sering dicemooh para penggemar rock tradisional yang selalu bilang “dulu sebelum teknologi efek canggih, Jimi Hendrix pake gitarnya bisa bikin suara kuda” hahaha. Eh bukan berarti saya menafikkan Jimi lho.

***

2) Jonny Greenwood (Radiohead)

Alasan saya suka permainan gitar Jonny rada mirip dengan Tom: efek. Tapi, aura yang dibawa Jonny berbeda. Sementara Tom lebih ke outspoken libertard, Jonny lebih freak, introvert, dan depresif, selaras dengan citra band Radiohead sebagai band depresif. Buat saya, dia nyawa band Radiohead yang berada di belakang tampilan muka sang vokalis, Thom Yorke. Permainan Jonny sebenarnya rada ngasal seperti terlihat di bawah ini, tapi justru itu yang bikin menarik, seperti halnya saya lebih suka makanan yang penampilannya berantakan ketimbang yang rapi ala hotel begitu. Jonny bukan hanya gitaris jagoan, tapi juga multi-instrumentalist yang mahir memainkan berbagai macam alat musik. BTW, karena dia, saya ngidam Fender Telecaster. Kok mahal ya?😦

***

3) David Gilmour (Pink Floyd)

Dia sebenarnya entri baru di list ini. Saya baru mendengarkan Pink Floyd dengan lebih serius setelah Pak Guru memperkenalkan masterpiece berjudul Echoes, lagu sepanjang 23 menit, ke saya. Permainan gitar David itu sederhana, tidak aneh-aneh, tapi feel-nya luar biasa kuat, dan lagunya jadi khas serta enak didengar. Buat saya, yang mencolok darinya adalah teknik bendingnya, yang diikuti hold yang lama (saya amatir soal teknik bermain gitar euy, ga tahu istilah-istilah). Selain itu, masuknya David ke list ini tidak lepas dari citra band Pink Floyd itu sendiri, yang memulai karir dengan menggubah lagu-lagu psikedelik-luar-angkasa ala Syd Barrett sebelum beralih haluan ke progresif-skenik yang lebih David. Seorang komentator di Youtube sampai berkata, bagian epik lagu Echoes sebelum masuk verse di fase akhir itu bagaikan lagu latar belakang David menciptakan Tuhan (walaupun, ya, bahkan mereka sebagai musisi sebenarnya juga tidak lepas dari salah-salah kalau main live).😛 BTW, lagu di bawah ini adalah Wish You Were Here.

***

Dari list ini, terlihat bahwa saya tidak terlalu menggemari gitaris shredder yang mainnya sampai jarinya nekuk-nekuk ga karuan. Saya lebih suka gitaris yang modern dan tukang main efek, serta menciptakan suasana yang mistis.😀

11 Responses to “Gitaris Favorit”


  1. 1 itikkecil 29/04/2011 at 12:17 AM

    saya lebih suka Brian May dong…. terutama karena fakta dia juga pernah jadi mahasiswa PhD… *gak nyambung*

  2. 2 lambrtz 29/04/2011 at 12:22 AM

    Kalo dia mah udah jadi kanselor (rektor).😆

  3. 3 AnDo 29/04/2011 at 2:03 AM

    Hmmm….. Gitaris yah? Kayaknya situ udah tau semua gitaris fave saya dari yang main efek (Steve Vai), main cepet2an (Paul Gilbert), gitaris Jazz kayak si Captain Finger, hingga si trend setter dan bapak teknik gitar jazz/blues modern Mbah Wes Montgomery.

    Sepertinya ada kekhususan dari para gitaris fave ku. Terkecuali Gilbert, yang lain lbh suka jadi soloist daripada ikut band:mrgreen:
    Kalaupun ada band yg diikuti, biasanya cm sekedar selingan.

    BTW, kayaknya posisi Bellamy ditendang keluar list oleh David Gilmour yah😆

  4. 4 lambrtz 29/04/2011 at 2:15 AM

    Steve Vai main efek? Masih kalah sama Tom dan Jonny.😈 :-”

    Ah iya, di sini rock semua. Saya ndak ngerti jazz je :-SS Agak aneh memang, soalnya kalo di bass, orang yang membuat saya tertarik bermain bass adalah Tetsuo Sakurai walaupun akhirnya di daftar bassist favorit dia tergeser Chris Wolstenholme dan Geddy Lee😆

    yang lain lbh suka jadi soloist daripada ikut band

    Nah ini. Saya ga bisa ndengerin gitaris solo project. Bahkan yang di atas itu, David Gilmour era pasca Pink Floyd juga mirip-mirip band. Wong di sana masih ada Nick Mason dan Richard Wright juga😆 Mungkin pengecualian cuma 1: Jimi Hendrix. Tapi itu pun karena Mbah Jimi main gitar dan bernyanyi juga. Yaa model model Rhoma Irama gitu lah.

    Sepertinya saya ndak pernah suka Matt Bellamy sebagai gitaris, melainkan sebagai vokalis dan musisi secara keseluruhan. Dia saya anggap sekategori dengan John Lennon, Kurt Cobain, dan Bob Marley.😀

  5. 5 AnDo 29/04/2011 at 2:39 AM

    Steve Vai setahuku gitaris lengkap sih termasuk juga “aksi” diatas panggung, dibilang kemaruk juga iya, toh dia juga multi-instrument😆
    Kalau dibilang kalah sama Tom dan Jonny soal efek, wajar2 aja, krn Vai nggak fokus main efek melulu. Dengerin aja satu album lagu2nya, semua teknik gitar masuk semua dan terdengar pas, gak ada yg kebanyakan efek, kebanyakan shredding, kebanyakan vibrato, dsb.

    Kalau bassist Rock sih aku cm punya satu fave: Billy Sheehan😛
    Kalau bassist Jazz banyak, mulai dari Marcus Miller, John Patitucci, Jaco Patorius hingga Stanley Clarke semuanya suka. Aku kurang suka sama Sakurai maupun Mark King, gaya mereka main membosankan cm gitu2 doang, walau keliatan keren di panggung. Mungkin krn aku lbh suka yg free-style sih, penuh improvisasi

    Kang Jimi? Oh… beliau tuh hamba dan pengikut setia mbah Wes😈

    Sepertinya saya ndak pernah suka Matt Bellamy sebagai gitaris

    Lho? baca komentar ini koq bilang dewa efek Tom Morelo dan Matt Bellamy?🙄
    Makanya kusangka nama Bellamy udah ditendang.

  6. 6 Asop 29/04/2011 at 9:46 AM

    Nah, inget Tom Morello saya jadi inget temen saya. Dia demen banget ama permainan gitar Tom MOrello. Dari teman saya itulah saya tahu band Rage Against The Machine. Ternyata, lagu2nya cukup mendapat tempat di telinga saya.🙂

  7. 7 Pak Guru 30/04/2011 at 12:08 AM

    Iya, kesan saya juga gitu membacanya; rupanya suka yang gak neko-neko dan garis bawahnya bukan ke kecepatan bermain. Saya juga sekarang cenderung ke sana, padahal era SMA ‘kan main cepat itu harga mati, ya?😆 Jadi adu jago itu == adu cepat.

    Beberapa tahun setelahnya jenuh juga, dan jadi penasaran karena banyak orang yang menjagokan gitaris yang biasa-biasa saja kecepatannya: klisenya tentu Keith Richards, Pete Townshend, dan tentunya David Gilmour. Masuk akal sih sebetulnya. Pelukis yang terbaik juga toh gak dinilai dengan lomba yang memakai stopwatch.

    Membelot awalnya memang dari Tom Morello. Bukan sekadar efek, tapi karena dia pandai membuat efek-efeknya menonjol. Lalu David Gilmour; mainnya pelan betul tapi kok bagus.😀

    Saya penasaran kenapa gak ada John Frusciante.😛 Ini orang ‘kan maskot filosofi “gak perlu cepat”. Apalagi dia sengaja memperlambat permainannya sejak dia masih muda. Katanya sangat hati-hati dengan suara-suara gitarnya, peralatannya mesti sempurna, gitar mesti vintage, dst. Waktu SMA bingung betul kenapa gitaris ini ratingnya tinggi tapi solonya cuma [begini].:mrgreen:

  8. 8 Pak Guru 30/04/2011 at 12:09 AM

    Disklémer: “Saya juga sekarang cenderung ke sana” sebagai pendengar. Sebagai pemain tidak maju-maju sejak SMP.

  9. 9 jensen99 01/05/2011 at 12:47 AM

    Dulu itu agak susah juga jaman sekolah kalo anak2 mulai berdebat gitaris mana yang paling hebat. Biasanya yang dibandingin Yngwie vs Slash!😆
    Syukur2 saya dah lama mempelajari bahwa gitaris2 itu banyak alirannya. Biasanya cukup bilang kalo Billie Joe Armstrong itu gak maen solo gitar tapi lagunya bagus2 dan laris. Lalu semua bungkam.:mrgreen:

    Ini cuma bisa nyebut tiga ya? Kalo gitu saya pilih Ritchie Blackmore, Yngwie Malmsteen dan…. Eet Sjahranie:mrgreen:

  10. 10 Ceritaeka 29/12/2011 at 11:43 AM

    Hmmm Johny Greenwood :))
    Meh postinganmu bener2 mengingatkan pada mantan yang namanya tak boleh disebut itu lagi :))

    Gitaris fave gue sih Lee Rit😀


  1. 1 Drummer Favorit « lambrtz's Blog Trackback on 22/12/2011 at 11:28 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




lambrtz looks like this

Me

You can write comments in any language that you want, but please bear in mind that I only understand 4 languages: English, Indonesian, Javanese and Malay.

Archives

Categories

April 2011
S M T W T F S
« Mar   May »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
Click to view my Personality Profile page