Rekapitulasi 2012

Jadi, berawal dari sini,

resolusi_2012

malah ada beberapa hasil yang saya dapat dan perubahan yang saya alami.

  • Tahun ini adalah tahun yang produktif buat saya dalam hal pekerjaan dan riset. Ada tiga paper yang saya publish tahun ini: sebagai main author di dua, dan sebagai co-author di satu. Satu paper lagi sedang dalam proses review. Memang bukan konferensi/jurnal tier 1, menurut saya, tapi sejak 2009, grafiknya terus meningkat. Plus, paper saya sejauh ini belum pernah ditolak. Mudah-mudahan paper berikutnya bisa dipublish di konferensi/jurnal tier 1.
  • Masih agak berkaitan, saya untuk pertama kalinya pergi ke negara-negara di luar Indonesia-Singapura-Malaysia. Bulan Januari saya ke Ho Chi Minh City, [Vietnam]. Bulan September saya ke Mannheim (cuman lewat), Heidelberg, Darmstadt, dan Frankfurt [di Jerman]. Mudah-mudahan saya masih ada waktu untuk berkunjung ke negara lain lagi, termasuk untuk memenuhi wishlist membawa orang tua saya ke luar ASEAN.
  • Saya mengambil alih rutinitas booking lapangan badminton, mengingat yang biasanya booking sebelumnya pindah rumah ke bagian lain Singapore. Ini klub manasuka. Ya, manasuka, soalnya suka-suka orangnya mau datang atau tidak, soalnya saya sadar semua orang di sini sibuk. Tapi untungnya, biarpun musti mendaki gunung melewati lembah menghadapi halangan dan rintangan semua datang ‘tuk menguji, kami tetap main sampai sekarang. Pemain lama menghilang, pemain baru datang, dan ya saya dapat banyak teman baru juga. Dan tentu saja skill badminton saya meningkat. Yang dulu serve aja antara ketinggian atau keluar, sekarang sudah agak akurat. Yang dulu sering ayun pake lengan (sampai dikira pernah main tenis), sekarang ayun pakai pergelangan tangan (walaupun kadang masih terbawa ayunan lengan). Dan sebagainya.
  • Tahun ini saya memutuskan untuk jadi social drinker. Ini diambil setelah mempertimbangkan moralitas permasalahan secara religius (bahwa minum alkohol boleh di agama saya asalkan tidak sampe mabok™) dan kesehatan (satu gelas per hari itu sehat; tapi saya minum sebulan sekali aja ga mesti). Sejauh ini limit saya maksimum satu kali minum 750 mL per bulan. Dan ini berguna juga untuk bersosialisasi, terutama dengan orang-orang Eropa, mulai dari teman lab yang duduk di sebelah saya sampai profesor-profesor yang saya temui di konferensi.
  • Saya agak ragu menulis soal kepercayaan dan agama, tapi saya ada sedikit perubahan tahun ini. Kapan-kapan™ saja nulisnya.
  • Saya juga ragu menulis soal cinta™. Kapan-kapan™ juga nulisnya.
  • Ini adalah tahun saya secara resmi meninggalkan libertardisme™, dan kembali ke hakikat™ saya di kanan-kiri-tengah. Saya sekarang melabeli diri saya social liberal, personal conservative. Dalam urusan sosial, saya mengambil stance liberal, tapi untuk saya sendiri, saya jadi konservatif, karena menurut saya pola hidup konservatif cocok untuk saya. Tapi kan ga semua orang setuju, makanya saya jadi social liberal. Omong-omong, kenapa memangnya? Jawabannya adalah apa yang melatarbelakangi [ini].
  • Pada saat bersamaan, saya jadi lebih morally aware. Saya menuntut standar moral yang tinggi untuk diri saya sendiri. Celakanya, saya kembali jadi suka ngejudge orang lain berdasarkan standar yang sama.
  • Tahun ini saya juga diberi berkah sebuah cobaan, dan hal yang bisa saya pelajari dari cobaan ini adalah bahwa 1) jangan mudah mempercaya orang lain, dan 2) pikirkan juga dirimu sendiri. Yang jelas saya bersyukur atas cobaan ini supaya saya tidak menjadi seperti burung dodo yang punah karena ketidakadaan insting akan bahaya (katanya).
  • (Kelupaan dimasukin di postingan awal) Saya akhirnya mengetahui bahwa rahasia kebahagiaan di Facebook adalah dengan membatasi pertemanan. Terkadang saya masih perlu ngehide satu-dua-tiga-empat-lima-enam-tujuh postingan, tapi secara umum sejak membatasi orang yang bisa melihat updatean saya serta yang updateannya bisa saya lihat, kualitas hidup saya meningkat™.

Masih ada hal-hal yang belum ketemu solusinya, tapi secara umum, 2011 dan 2012 adalah tahun-tahun formatif saya. Kalau ada umur saya panjang, saya mau kasih pigura untuk tahun-tahun ini.

6 Responses to “Rekapitulasi 2012”


  1. 1 yud1 31/12/2012 at 11:39 PM

    eh, eh, itu akuuu!!! *tunjuk-tunjuk*
    :mrgreen:

  2. 2 lambrtz 31/12/2012 at 11:41 PM

    Iya iya Yud iya.:mrgreen:

  3. 3 itikkecil 01/01/2013 at 7:23 PM

    daku masih bisa lihat apdetan maridjo gak ya..
    *brb ngecek fb yang sudah lama gak dibuka*

  4. 4 lambrtz 01/01/2013 at 7:28 PM

    Come and see yourself.:mrgreen:

  5. 5 sora9n 01/01/2013 at 11:50 PM

    Saya akhirnya mengetahui bahwa rahasia kebahagiaan di Facebook social media adalah dengan membatasi pertemanan. Terkadang saya masih perlu ngehide satu-dua-tiga-empat-lima-enam-tujuh postingan, tapi secara umum sejak membatasi orang yang bisa melihat updatean saya serta yang updateannya bisa saya lihat, kualitas hidup saya meningkat™.

    Ini kisah hidup saya di twitter.😆

  6. 6 lambrtz 01/01/2013 at 11:55 PM

    Memang bisa dijeneralisasi ke berbagai bentuk media sosial sih.😛


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




lambrtz looks like this

Me

You can write comments in any language that you want, but please bear in mind that I only understand 4 languages: English, Indonesian, Javanese and Malay.

Archives

Categories

December 2012
S M T W T F S
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Click to view my Personality Profile page