Film-film yang Kutonton pada Tahun 2015

Melanjutkan postingan [tahun]-[tahun] sebelumnya, saya mendaftar film-film yang saya tonton tahun ini. Sedikit saja, 30, dan ini ada unsur cheating, karena beberapa dari mereka adalah film pendek. Ya, memang saya perlu mengorbankan ini demi memasukkan thesis yang mustinya sudah masuk bertahun-tahun lalu. Anyway, ini daftar film yang saya tonton pada tahun ini.

  1. Made in Hong Kong (1997). Gangster (Singlish: ah beng) muda dirundung berbagai masalah keluarga dan pertemanan. Soal duka dan kelam di dalam hati manusia. Soal impian untuk meninggalkan jejak tapi merasa mentok. Tokoh utama bikin ingat sama Mas Anindito.
  2. The Admiral: Roaring Current (2014). Dua belas kapal Korea melawan 300an kapal Jepang pada saat invasi Toyotomi ke Korea. Lambat panasnya, dan mayoritas orang Jepangnya diperankan aktor Korea. Walaupun jelas timpang kalo dibandingkan dengan Red Cliff, lumayanlah.
  3. Leaving on the 15th Spring (2013). Anak SMP di tempat terpencil di Jepang yang ingin menyelamatkan kelanggengan keluarganya yang terpisah jarak.
  4. Farewell My Concubine (1993). Dua aktor opera Peking, sebagai elemen budaya lama, bertahan hidup dalam gejolak politik Cina pertengahan abad 20.
  5. Gangster Payday (2014). Gangster tua mendukung usaha kafe cewek yang dia taksir. Bonus Carrie Ng.
  6. A Road to Sampo (1975). Mantan napi pulang kampung ditemani buruh pengangguran dan wanita penghibur.
  7. Devils on the Doorstep (2000). Tentara Jepang dan penerjemah ditawan di desa di Cina. Duapertiga pertama ketawa-ketawa, sepertiga akhir depresi.
  8. To Live (1994). Tuan tanah jatuh miskin, yang sebenarnya menguntungkan buat dia karena jrengjrengjrengjreng perang saudara di Cina.
  9. Chungking Express (1994). Takeshi Kaneshiro dan Tony Leung mencoba move on dari pasangan masing-masing. Also feat. Faye Wong muda.
  10. In the Heat of the Sun (1994). Slice of life, persahabatan anggota gank remaja dan cinta monyet dengan latar belakang Revolusi Budaya. Diceritakan dengan samar2, dari sudut pandang si karakter waktu sudah dewasa.
  11. Yellow Earth (1984). Harapan tinggi seorang gadis petani yang dipaksa menikah muda, tapi sangat berhasrat untuk bergabung sama Partai Komunis.
  12. Calvary (2014).  In this world full of darkness, hatred, pride, and adultery, how can one spread the good news of God?
  13. Red Sorghum (1987). Gong Li sebagai bos pabrik ciu™ menghadapi intrik internal, bandit, dan Jepang.
  14. Blue Kite (1993). Perempuan kawin tiga kali, suaminya mati semua, gara-gara berbagai macam fase politik RRC.
  15. Spring in a Small Town (1948). Film Cina rasa Jepang. Tanpa politik dan dukungan maupun antipati terhadap kom—anuitu-isme. Tempo lambat kaya film-filmnya Ozu.
  16. Chicken Rice War (2000). Film Singapore berbahasa Cantonese (+ Singlish). Anyway cerita cintanya silakan lupakan. Nonton komedi antar keluarganya aja.
  17. Street Angel (1937). Drama komedi tentang kaum marjinal melawan kehidupan.
  18. Ju Dou (1990). Keluarga slewah, neraka dunia.
  19. Bus 44 (2001). Udah ketauan ini mah pasti ada  yang mati.
  20. Mei (2006).  Impian ingin ke luar negeri, dan ikatan keluarga. Ini film Taiwan feelingnya Jepang banget.
  21. Bean Cake (2001). Penindasan jingoism terhadap beancakeisme. Sesungguhnya anak ini adalah seorang martir on the making!
  22. Something Universal (2014?). Miskomunikasi antara turis India dan orang Singapore yang pingin belajar Hindi.
  23. 2046 (2004). 5cmps versi dewasa, versi Hong Kong, versi Wong Kar Wai. Atau, 5cmps itu 2046 versi Makoto Shinkai, versi remaja.
  24. A Brighter Summer Day (1991). Efek perang saudara terhadap kenakalan remaja di Cina-yang-satunya. Makian di mana-mana.
  25. A Time in Quchi (2013). Anak kota liburan di desa. Walaupun kadang subverted.
  26. Durian (2003). Orang selingkuh ditemani durian.
  27. Outpost (2012). Prajurit muda nan idealis ditempatkan di sebuah benteng pertahanan di Kuantan bersama prajurit veteran yang suuuuper nyantai.
  28. Mulberry (1985). Seorang wanita yang ditelantarin suaminya nggodain laki-laki sedesa.
  29. Nambugun: North Korean Partisan in South Korea (1990). Pasukan partisan Korut di wilayah selatan yang ditelantarkan utara dan satu per satu gogrok, entah mati atau ditangkap.
  30. Mandala (1981). Dua biksu berbeda gaya hidup bertualang bersama untuk mencari pencerahan.

Statistik asal negara (seperti biasa, Hong Kong saya pisah dari Cina, yang kebetulan tahun ini absen; Taiwan eeee…™):

  • RRC = 11
  • Korea Selatan = 5
  • Hong Kong = 4
  • Taiwan = 3
  • Jepang = 2
  • Singapore = 2
  • Irlandia = 1
  • Indonesia = 1
  • Malaysia = 1

Seperti biasa, film Asia sangat mendominasi. Bahkan, tahun ini saya cuman nonton 1 film non-Asia (Calvary, dari Irlandia). Bedanya, tahun ini RRC yang jadi nomor satu. Entah kenapa. Mungkin pesona Gong Li. *eh* Dan kok ya pas tahun ini juga saya dapat rezeki bisa ke Beijing sama bapak saya. Sementara, tiga film terakhir dari Korsel karena mudah nyarinya, ada channel khusus di Youtube.

Bikin ranking tahun ini sulit juga. Tapi buat saya begini.

  1. Nambugun: North Korean Partisan in South Korea
  2. In the Heat of the Sun
  3. Devils on the Doorstep
  4. 2046
  5. Farewell My Concubine

Selamat tahun baru, dan sampai jumpa lagi tahun depan!

7 Responses to “Film-film yang Kutonton pada Tahun 2015”


  1. 1 itikkecil 08/01/2016 at 6:24 PM

    di bioskop cuma nonton 3 film
    1. Kingsman the secret service
    2. Minions
    3. Star Wars: the force awakens

  2. 2 lambrtz 09/01/2016 at 12:35 PM

    Yang ga di bioskop?😛

  3. 3 jensen99 16/01/2016 at 6:59 AM

    Saya pengen bikin ranking juga tapi dah susah mikirnya kalo filmnya ratusan dan postinganku dipecah.🙄

  4. 4 lambrtz 17/01/2016 at 10:14 PM

    Usahakan bos. Jangan menyerah!😆


  1. 1 Film-film 2015 (Juli-Desember) | JenSen Yermi's Weblog Trackback on 16/01/2016 at 1:34 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




lambrtz looks like this

Me

You can write comments in any language that you want, but please bear in mind that I only understand 4 languages: English, Indonesian, Javanese and Malay.

Archives

Categories

December 2015
S M T W T F S
« Jun   Apr »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Click to view my Personality Profile page