Archive for the 'Uncategorized' Category



Cinta Transformasional

CINTA TRANSFORMASIONAL:

Melepaskan orang-orang yang kita cintai dari bayang-bayang kita. Dan, menjadikan diri mereka sendiri. Cinta tak bersyarat diberikan cuma-cuma. Orang yang kita cintai bisa jadi tidak mendatangkan keuntungan, mengecewakan, dan tidak memberi harapan. Kendati demikian kita tidak berhenti mengasihi mereka. Inilah cinta sejati yang tidak berdasarkan kalkulasi untung rugi. Cinta transformasional. Cinta berdasarkan ketiadaan hasrat. Cinta yang tidak berusaha menguasai dan mengendalikan. Bukan cinta kekanak-kanakan. Bukan cinta egoistik mengutamakan impresi dan daya pikat. Bukan cinta yang mementingkan diri sendiri—merasa ingin terus dibutuhkan; ingin selalu dihormati, dan senantiasa ingin diharapkan”.

[Arvan Pradiansyah, The 7 Laws of Happiness, 2008].

***

Saya ambil teks ini dari caption foto di wall Facebook salah satu guru SMA saya yang diupload pada suatu hari pada pertengahan 2010. Fotonya sendiri sepertinya anggota keluarga beliau (istri?) yang tersenyum akan pergi, kesannya sih ke tempat yang jauh, dan karena suatu hal guru saya ini tidak bisa ikut, hanya bisa mengantar sampai di halaman rumah.

Yah, terserah kalau ada yang bilang bullshit atau lebay sih. Saya cuma ingin mewarnai hujan deras ini dengan sedikit senyuman. 🙂

Ja, sayounara ^_^

Advertisements

The Goalkeeper

Football-wise, I have always been favouring the goalkeeping department (winger comes second). Kids regularly shouted Alessandro Del Piero’s or David Beckham’s names at that time, but when being questioned “do you have any favourite player in the upcoming European Football Championship?” for my high school admission interview (yes we had it) back in the year 2000, I answered, “Yes, Francesco Toldo”. That was during his long-term spell in Fiorentina. If not because of my glasses, I would also have made an effort to assume the goalkeeper position in my entire period as a high school student. I played as one once, and made two important saves without wearing my spectacles. Subsequently I played as a centre-back.

Francesco Toldo

Francesco Toldo, nalika semono

I always enjoy the moments goalkeepers stop dangerous shots and penalty kicks. It is like halting somebody else’s masturbation, a legal killjoy, and thus at such particular point of time my satisfaction level goes ad infinitum. I was in such state when Vladimir Stojkovic prevented Lukas Podolski from scoring from the 12-yard spot. In consequence, I have always enjoyed penalty shoot-out.

And there was the first penalty shoot-out in World Cup 2010. I was expecting great actions from both Justo Villar and Eiji Kawashima, just like the excellence they had shown prior to the shoot-out, but it turned out that the failed penalty kick from Yuichi Komano hitting the crossbar that enabled Paraguay to proceed to the quarter-final. I am on Japan’s side in this match, but congrats to Paraguay.

Now, I shall go home and sleep. There will be a meeting coming this afternoon, and I haven’t finished my class diagram. 🙂

.

.

.

Picture is courtesy of http://www.acfiorentina.net/

Boys

Karena lelaki ini masih seperti dulu
Anak-anak yang merindukan sungai di sebelah rumah,
tempat membuang sampah dan botol Baygon,
hamparan sawah yang terlihat dari dalam,
yang pada saatnya diairi akan menelan sandal-sandal,
tapi malah memasukkan ular ke dalam,
yang juga ingin sekali diketahui, ada apa di seberang sana, di tepi lain sawah,
dan pasti dimarahi kalau bermain-main di situ,
juga lapangan di dekat pertigaan,
tempat tujuh-belasan, panjat pinang.
Belajar bersepeda di halaman puskesmas,
jatuh, lecet, biarin,
juga masjid di sebelahnya,
yang di depannya ada pohon asem.
Pecel lele, persis di sebelah!
Bu Mentris, Mbak Novi, Pak Har, Mas Pras,
Ah, Mas Pras ini dulu sering diajak main Dragon Ball,
sukanya pakai Cell Junior, sedangkan aku pakai Cell
Sekarang udah pada sepuh ya.
Terbangun subuh, nonton Bapak namatin Island Adventure sambil ditemenin Ibu
Pak Miskan, yang lugu, dan sering diminta jaga rumah ketika libur kami ke tempat eyang di Kediri atau Jogja
Sudah meninggal
juga orang gila, entah sapa namanya,
yang pernah mengejar Ibu,
lalu Ibu masuk ke dalam rumah,
dan Bapak mengambil tongkat kayu,
orang gila pasang kuda-kuda menantang,
terus pergi
halal bihalal, sambal hijau, pedas sangat, bwah!
David Copperfield, Rocky Rackat, Ksatria Baja Hitam
kompor yang terbakar,
suara glodak-glodek di atap
cerita hantu di Fantasi, dan aku yang selalu ketakutan
pagi-pagi jogging ke karang taruna
sore dimandiin di halaman
kolam ikan yang kemudian dibongkar
suzuki biru, yamaha merah, honda hitam
siang-siang pasang lagu franky
bukannya tidur malah nyanyi

Ah…
Boys will be boys.

Protected: Mood

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: What’d You Do? (want password, write on About Me page)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: Redefinition

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: Hell

This content is password protected. To view it please enter your password below:


lambrtz looks like this

Me

You can write comments in any language that you want, but please bear in mind that I only understand 4 languages: English, Indonesian, Javanese and Malay.

Archives

Categories

May 2019
S M T W T F S
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Click to view my Personality Profile page

Advertisements